Kamis, 31 Januari 2013
WAHAI CALON SUAMIKU TEMUKAN AKU
Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu.
Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus.
Duhai calon imam dalam sholatku, aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan sigap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum Insya Allah akan menyempurnakan sholat kita. Deru do’amu teiring “aamiin” dari lisanku.
Dalam hening malam bulir air mata tak henti ku teteskan bercahayakan munajat doa.
Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku terpuruk dan jatuh.. lindungi aku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.
Duhai calon pengusap air mataku, sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad.
Duhai calon ayah dari para mujahi-mujahidah kita, aku sebagai madrasah pertama sebagai sumber ilmu dari anak anak kita, kan kutanammkan ilmu agama agar mujahidah kita takut akan Rabbnya, santun pada kedua orang tuannya, menghormati orang-orang yang lebih tua. Akhlakul karimah yang baik kan kusisipkan dalam prilakunya semenjak kecil.
Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke surga…
Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya cahaya iman…
Aku dalam diam sengaja tak menampakkan diri, agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu
Aku tak banyak bicara karna aku takut ketika aku menyapa, engkau tepesona pada apa yang kuucap
Aku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki, karena aku takut dapat memudarkan imanku
Temukan aku wahai calon imam dalam sujudku…
Aku menunggu lisan ijab darimu..
Rabu, 30 Januari 2013
... CINTAILAH SESEORANG ITU KARENA ALLAH ...
Ajari aku cinta untuk bersabar...
Untuk menemukan imam yang benar...
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu...
Mengangkat derajat keimananku...
Serta membawaku dalam indahnya agama Allah...
Ajari aku cinta untuk bertahan...
Pada kebaikan...
Pada keistiqomahan...
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram...
Pada keindahan cinta yang selalu terpendam...
Ajari aku cinta...
Seperti para makhluk Tuhan yang selalu berdzikir...
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir...
Di jauhkan dari manusia-manusia kafir...
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir...
Ajari aku Cinta...
Aku ingin memilikimu karena Tuhan-Mu, Allah...
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran Tuhan-Mu, Allah...
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah...
Demi cintaku padamu, karena Allah...
Hanya karena Tuhan-Mu, Allah...
Jadilah imamku yang sempurna...
Yang selalu mencari cinta di jalan Tuhan-Mu, Allah...
Untukmu yang akan menjadi Imamku...
Untuk menemukan imam yang benar...
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu...
Mengangkat derajat keimananku...
Serta membawaku dalam indahnya agama Allah...
Ajari aku cinta untuk bertahan...
Pada kebaikan...
Pada keistiqomahan...
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram...
Pada keindahan cinta yang selalu terpendam...
Ajari aku cinta...
Seperti para makhluk Tuhan yang selalu berdzikir...
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir...
Di jauhkan dari manusia-manusia kafir...
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir...
Ajari aku Cinta...
Aku ingin memilikimu karena Tuhan-Mu, Allah...
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran Tuhan-Mu, Allah...
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah...
Demi cintaku padamu, karena Allah...
Hanya karena Tuhan-Mu, Allah...
Jadilah imamku yang sempurna...
Yang selalu mencari cinta di jalan Tuhan-Mu, Allah...
Untukmu yang akan menjadi Imamku...
Langganan:
Postingan (Atom)